Yeay, Blogger Bengkulu Ulang Tahun!

Tidak menyangka, sebuah acara yang mengundang blogger di Bengkulu mempertemukan saya dengan teman-teman baru, dan menjadi hari terbentuknya Komunitas Blogger Bengkulu, atau sekarang lebih dikenal dengan nama BOBE. Saya masih baru mulai mau serius ngeblog saat itu, dan rupanya, ada banyak blogger di kota kelahiran saya ini. Tak dinyana, komunitas kecil itu, yang di awal-awal…

Continue Reading

Blogger Bengkulu Tak hanya Ngeblog

Tidak seperti biasanya, memasuki usianya yang pertama, Blogger Bengkulu (Bobe) mengadakan kegiatan berbagi makanan berbuka puasa pada kopdar¬†di bulan Juni, yang bertepatan dengan bulan puasa. Ini, juga merupakan pengalaman perdana saya berbagi takjil. Biasanya, buka puasa bareng teman-teman dekat. Bayar makanannya patungan atau masing-masing. Sekarang, bersama anggota Bobe, kami mengumpulkan donasi untuk orang lain yang…

Continue Reading

Bebas Anyang-Anyangan saat Jalan Bersama Uricran

Pernahkah kamu terdesak pingin kencing saat di tengah perjalanan? Nggak enak banget, kan, rasanya. Apalagi kalau naik kendaraan umum yang sedang bergerak. Meskipun ada toiletnya, kalau saya, tetap kurang nyaman. Sempit, mana goyang-goyang, dan terkadang bau. Makanya, lebih sering nahan pipis sampai benar-benar tidak tahan lagi, kecuali menemukan wc permanen yang stabil. Etapi, kebiasaan ini…

Continue Reading

Travel Blogging Makin Mudah dan Asyik dengan Samsung Galaxy A5

Memutuskan serius menjadi blogger bergenre travel, memiliki komputer dan laptop saja tidaklah cukup. Media tulis tersebut harus ditunjang dengan perangkat lain yang lebih fleksibel karena traveler, kan, biasanya sering bepergian. Ribet kalau harus membawa laptop. Belum kalau lokasinya terjal dan basah, berisiko rusak. Ngeblog di zaman sekarang, bukan lagi sekadar rangkaian kalimat yang renyah dibaca,…

Continue Reading

Hidup Lebih Hidup dengan Menyingkirkan Rasa Khawatir

Terpaksa, akhirnya saya memilih matic, daripada tidak bisa menikmati Dieng dengan cara hemat. Memang, bermotorlah cara paling asyik menyusuri Dieng. Bukannya tidak pernah menggunakan motor matic, tapi saya lupa kapan terakhir mengendarainya. Motor yang saya punya dan selalu saya kendarai adalah motor gigi biasa. Saya sengaja bangun sebelum subuh demi mengejar golden sunrise di Bukit…

Continue Reading