Tips Mempersiapkan Perjalanan Murah ke Bali

Ada yang lagi persiapan liburan ke Bali?

Asyik banget.

Bali memang sungguh menggoda untuk didatangi berkali-kali. Saya baru dua kali ke sana, dan itu sudah lama banget. Nggak tahu kapan backpacking ke sana lagi.

Meskipun terkenal sebagai destinasi wisata favorit, bahkan bagi turis mancanegara, Pulau Dewata nggak mahal-mahal banget, kok. Masih banyak akomodasi, transportasi, dan makanan yang bersahabat dengan kantong para pejalan berdana minim, asalkan nggak malas mencari informasi tentang apa saja yang harus dipersiapkan.

1. Akomodasi

Biasanya saya memilih tinggal di hostel karena tarifnya jauh lebih murah daripada hotel. Tapi, ada, kok, penginapan yang harganya nggak jauh beda dari hostel, misalnya di daerah Kuta atau Legian.

Kalau mau yang lebih murah, bahkan gratis, bisa menghubungi komunitas traveling setempat. Biasanya mereka memiliki informasi tentang penginapan murah atau rumah singgah yang bisa diinapi. Saya belum pernah coba, sih. Lebih asyik lagi kalau punya kenalan atau keluarga. Bisa nebeng barang semalam atau dua malam.

2. Makanan

Nasi campur adalah favorit saya. Tapi hati-hati, bagi yang muslim, kalau ragu, bisa tanya dulu ke pemilik warung makannya tentang kehalalan makanan di sana. Maklum, sebagai daerah yang mayoritas penganut Hindu, masakan dengan menu daging babi sangat banyak di Pulau Seribu Pura ini.

Solusinya, kalau saya, cari makan di Warung Padang. Kalau masih dianggap mahal, ya, bawa bekal sendiri untuk jaga-jaga. Kalaupun terpaksa, tak apalah sesekali makan di restoran.

3. Transportasi

Ada banyak pilihan transportasi ke Bali. Saya dulu, dari Bandung langsung naik bus ke Bali. Sementara teman saya, naik kereta lalu dilanjut bus. Kalau naik pesawat terbang, ongkosnya memang lebih mahal, tapi waktu tempuhnya lebih cepat. Eits, kalau sedang promo atau pesan jauh-jauh hari, bisa saja beruntung dapat tiket murah.

Kalau yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya, banyak banget pilihan angkutan murah menuju Bandara Soekarno-Hatta. Saya paling suka naik bus, karena murah, tapi nyaman. Salah satu yang bisa dipilih adalah Big Bird yang merupakan bagian dari PT Blue Bird Tbk. Ukurannya sama dengan shuttle bus gratis yang ada di Soeta, itu mungkin kenapa bus biru ini sering disebut Big Bird Shuttle.

Big Bird Airport Shuttle atau dikenal sebagai Big Bird JAC (Jabodetabek Airport Connection) merupakan jasa transportasi umum yang melayani rute dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta. Rute yang dilaluinya adalah jalan-jalan strategis di Jakarta, jadi gampang ditemukan, serta gampang minta turun di mana saja kalau keluar bandara.

http://www.bluebirdgroup.com/wp-content/uploads/2018/05/slide-airport-shuttle-2-1.jpg

http://www.bluebirdgroup.com/wp-content/uploads/2018/05/slide-airport-shuttle-1-1.jpg

http://www.bluebirdgroup.com/wp-content/uploads/2018/05/slide-airport-shuttle-3a.jpg

Big Bird Shuttle ini bisa ditemukan di semua terminal di Bandara Soeta. Sedangkan untuk menuju bandara, haltenya ada beberapa titik. Kalau ragu menunggu di mana, bisa pesan lewat Traveloka.

4. Teman Jalan

Traveling bareng teman ini ada enak dan nggak enaknya. Nggak asyiknya adalah mesti kompromi dan menjaga toleransi selama di perjalanan. Kalau tidak, bisa putus itu tali pertemanan, bahkan bisa dibawa ke jalur hukum kalau memang sangat merugikan, khususnya teman yang baru dikenal. Itu sebabnya saya lebih sering solo traveling.

Namun, jalan-jalan bersama teman bisa sangat menyenangkan karena bisa menghemat pengeluaran, seperti sewa kamar. Kalau berdua, kan, bisa menginap di hotel karena biaya kamar bisa dibagi dua. Bisa sewa motor bareng, dan makan sepiring berdua. Selain itu, dan yang paling penting, bisa gantian minta fotoin, nggak melulu selfie. Apalagi di Bali banyak banget instagrammable spots.

Kalau sudah pasti bakal pergi sendiri atau bersama orang lain ke Bali, budget bisa dipersiapkan jauh-jauh hari. Mekanismenya mau patungan di awal atau tetap masing-masing, harus dibicarakan lagi. Kecuali kamu pergi sendiri, suka-suka mau diapain uangnya.

5. Oleh-oleh

Pastikan bahwa yang mau kamu kasih oleh-oleh ini pantas menerimanya. Bukan karena nggak enak, sementara kamunya nggak rela, misalnya karena berat, mahal, dan susah mencarinya. Kamu ke Bali, kan, buat senang-senang, bukan buat belanja. Kepalangan buka jastip, kalau memang banyak yang pesan. Lumayan, jadi uang.

Gampang banget, kan, persiapan liburan murah ke Bali ala saya. Kalau ada tambahan lain, bolehlah sharing di kolom komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *