Bebas Anyang-Anyangan saat Jalan Bersama Uricran

Pernahkah kamu terdesak pingin kencing saat di tengah perjalanan?

Nggak enak banget, kan, rasanya. Apalagi kalau naik kendaraan umum yang sedang bergerak. Meskipun ada toiletnya, kalau saya, tetap kurang nyaman. Sempit, mana goyang-goyang, dan terkadang bau. Makanya, lebih sering nahan pipis sampai benar-benar tidak tahan lagi, kecuali menemukan wc permanen yang stabil.

Etapi, kebiasaan ini jangan ditiru, ya. Tidak baik.

Semua juga tahu, menahan kencing dapat mengganggu kesehatan karena bisa mendatangkan bakteri E-coli. Efeknya memang tidak langsung terjadi, sehingga banyak yang menganggapnya sepele, padahal bisa sangat berbahaya. Salah satu akibatnya adalah terserang infeksi saluran kemih.

Gejala umumnya adalah anyang-anyangan, yaitu keadaan sering berkemih atau buang air kecil, tapi urin yang keluar sedikit-sedikit, dan disertai rasa nyeri. Hal ini menandakan telah terjadi sesuatu pada saluran kencing bagian bawah, khususnya masalah dalam penyimpanan air seni dalam kandung kencing.

Risiko anyang-anyangan ini diderita oleh semua kalangan, dari pria, wanita, anak-anak, dan wanita hamil. Namun, risiko paling besar terjadi pada wanita karena secara anatomi, jarak antara saluran kemih (uretra) ke saluran pembuangan air besar (BAB) lebih dekat. Hal ini diperparah dengan  kenyataan bahwa risiko seorang wanita terkena anyang-anyangan sepanjang hidupnya mencapai 50%, dan bisa terjadi berulang-ulang, bahkan hingga bertahun-tahun.

Nggak banget, kaaan…

(Sumber: uricran.co.id)

Fakta juga menyebutkan bahwa 80% penyebab anyang-anyangan adalah bakteri E-coli. Oleh karena itu, kita, khususnya kaum perempuan, sangat perlu menghindari kebiasaan yang bisa mengundang bakteri tersebut, seperti:

  1. salah arah saat membasuh setelah buang air;
  2. menggunakan toilet dan air pembasuh yang kotor;
  3. mengenakan pakaian dalam yang kotor;
  4. sering menahan buang air kecil.

Selain itu, kita juga perlu melakukan pencegahan dari dalam, yaitu makan buah cranberry, yang dipercaya secara luas sebagai pencegah alami penyakit anyang-anyangan. Buah ini memiliki kadar vitamin C yang cukup tinggi, kaya serat dan mineral, mengandung flavonoid antosianidin, sianidin, peonidin, quercetin, serta senyawa fitokimia yang merupakan salah satu sumber antioksidan polifenol. Tidak hanya untuk mengatasi anyang-anyangan, buah ini juga bermanfaat bagi jantung dan pencegah kanker.

Masalahnya, cranberry bukanlah buah yang mudah ditemukan. Ditambah harganya relatif mahal. Cara mengkonsumsinya pun tidak bisa langsung kalau ingin merasakan manfaatnya. Jus cranberry diketahui lebih efektif mencegah infeksi saluran kemih karena mengandung proanthocyanidins (PAC) yang mudah diserap tubuh. Zat ini mampu menangkap bakteri yang menempel pada saluran kemih, dan membuangnya bersama urin.

Tapi, makan cranberry dalam bentuk jus sepertinya cukup merepotkan, apalagi buat yang hobi traveling. Masa, harus bawa juicer kemana-mana.

Untunglah, sekarang cranberry sudah ada ekstraknya. Riset dan inovasi terkini telah mampu menghadirkan ekstrak cranberry dalam bentuk kapsul dan bubuk, sehingga mudah dibawa bepergian. Tinggal siapkan air putih.

Adalah produk uricran yang memproduksi suplemen pencegah anyang-anyangan. Prive uri-cran adalah ekstrak cranberry dalam bentuk kapsul dan berjumlah 30 butir. Kapsul ini sebaiknya dimakan 1-2 butir/ hari. Sementara prive uri-cran plus adalah ekstark cranberry dalam bentuk bubuk yang harus diseduh dengan air. Jumlahnya 15 sachet/ box, dan dikonsumsi sebanyak 1-2 sachet/ hari.

Kalau sudah begini, tidak ada alasan lagi untuk mengidap anyang-anyangan. Jalan-jalan lancar, kandung kemih terjaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *